KAWAN-KAWAN DAJJAL HIDUP SENANG, DAN MUSUH-MUSUH DAJJAL HIDUP SENGSARA

 KAWAN-KAWAN DAJJAL HIDUP SENANG
MUSUH-MUSUH DAJJAL HIDUP SENGSARA
 
Sudah terang bahawa memeluk agama Dajjal adalah cara yang sebaik-baiknya untuk menghormati dan bersahabat dengan Dajjal. Hadits yang menerangkan bahawa pengikut-pengikut Dajjal akan senang hidupnya, ini berlaku pula bagi orang-orang yang bersumpah setia kepadanya. Ambillah misalnya keadaan di lndia. Orang-orang yang sebelum masuk Kristian termasuk golongan rakyat yang hidup sengsara, kini mereka menjadi orang-orang kaya dan berkedudukan tinggi. 



Kekayaan yang diambil dari segala penjuru dunia dan ditumpuk di Eropah dan Amerika; jika ini akan diambil sedikit untuk negara-negara lain di dunia; maka pertama-tama, bahagian itu dibahagikan kepada negara-negara Timur yang menganut agama Dajjal dengan memberikari kepada mereka gaji-gaji yang memuaskan. Alangkah benarnya gambaran Hadits tentang hal ini:
"Ia (Dajjal) akan membawa gunung-roti, semua orang menderita kesukaran, kecuali orang-orang yang mengikutinya".
Sungguh benar bahawa jaminan yang terbaik bagi keamanan ekonomi sekarang ini ialah memeluk agama Kristian. Orang-orang yang tak mahu mengambil jalan ini dan tak mahu hidup rukun dengan mereka, pasti akan mengalami kehidupan yang sukar dan sengsara. Alangkah benarnya gambaran yang diberikan oleh Nabi SAW:
"Barang siapa mengikuti Dajjal, ia akan diberi makan, akan tetapi ia dijadikan kafir" (Kanzul-'Ummal, jilid VII, halaman 2104).
Lepas dari orang-orang yang sepenuhnya menganut agama Dajjal, ada pula orang yang bermain-mata dan mengambil muka dengan Dajjal, hanya kerana mengejar wang semata-mata. Inilah golongan manusia yang dituju oleh Hadits berikut ini :
"Kami bersahabat dengan Dajjal, sekalipun kami tahu bahawa ia kafir. Kami bersahabat dengan Dajjal agar kami dapat makan dari Persediaannya."
Inilah hamba-hamba perut yang menari-nari menurut irama Dajjal. mereka mengerjakan hal-hal yang bertentangan dengan agama, bangsa dan negara, hanya kerana sesuap nasi. 
Tujuan Dajjal memberi makan orang-orang ini ialah agar mereka menjadi orang yang tak beragama, sekalipun Dajjal tak berhasil memasukkan mereka dalam agamanya; setidak-tidaknya Dajjal berhasil menjadikan mereka acuh-tak acuh terhadap agama mereka sendiri. Jika tidak demikian, apakah tujuan missi Kristian dan sekolah-sekolah dan perguruan tinggi? Sebenarnya sistem pendidikan yang diberikan kepada anak-anak kita, itu hanya bertujuan untuk memisahkan mereka dari agama dan Allah. Dan apakah yang dijadikan daya-penarik pendidikan ini? Tiada lain hanyalah diberinya mereka hak untuk mendapatkan pekerjaan, jadi kembali lagi kepada persoalan perut dan roti.

Update artikel dari blog ini langsung di email Andates:

0 Response to "KAWAN-KAWAN DAJJAL HIDUP SENANG, DAN MUSUH-MUSUH DAJJAL HIDUP SENGSARA"

Post a Comment